Andi Arief Bongkar Bisnis Galang Massa ala Kivlan Zen Era 98
Kamis, 09/05/2019 20:25
Andi Arief menganggap Kivlan Zen sebagai tentara yang kurang mengerti taktik dan strategi dalam periode demokrasi sipil sehingga kekuatannya kian melemah. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Andi mengatakan bahwa dulu Kivlan merupakan komandan bisnis Pamswakarsa bentukan ABRI. Kivlan, kata Andi, mendapat untung ketika Pamswakarsa membunuh puluhan orang. Pamswakarsa sendiri untuk menangkal perlawanan kelompok yang menuntut demokratisasi.
"Tahun 1998 juga Pak Kivlan yang menjadi komandan bisnis Pamswakarsa gagal mempertahankan Pak Habibie (sebagai presiden)," ucap Andi melalui pesan singkat.
"Pamswakarsa telah membawa korban rakyat cukup banyak di mana masa pro demokrasi diadu dengan Pamswakarsa. Rakyat puluhan tewas, Pak Kivlan mendapat untung dari bisnisnya," lanjutnya.
Andi menduga Kivlan kembali muncul ke publik dengan memobilisasi massa dan melontarkan pernyataan lantang demi memperoleh perhatian Prabowo Subianto. Menurut Andi, itu dilakukan Kivlan agar dapat menjalankan kembali bisnis yang dulu pernah dia jalani 1998 silam.
"Munculnya Kivlan Zein sekarang saya kira untuk mendapatkan perhatian Pak Prabowo untuk kembali membuat bisnis masa demonstrasi. Kivlan tidak peduli dengan berapa besar jatuh korban," kata Andi.
Andi menggolongkan Kivlan sebagai orang yang kalah. Dahulu, kata Andi, Kivlan kalah karena gagal mempertahankan mantan presiden Soeharto di pucuk kekuasaan. Pada 2014 Kivlan juga gagal membantu Prabowo memenangkan pilpres.
"Secara umum Pak Kivlan tentara yang kurang mengerti taktik dan strategi dalam periode demokrasi sipil," kata Andi.
Kivlan Zen. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi) |
Mereka yang kalah, lanjut Andi, cenderung mudah menyalahkan orang lain. Andi mengatakan orang yang kalah juga senantiasa mudah menuding orang lain berlaku licik. Seperti Kivlan yang menuding SBY licik.
"Bagi orang yang kalah dan tidak mengerti dimana letak kekalahannya maka paling mudah bilang orang licik," ucap Andi.
Sebelumnya, Mantan Kepala staf Komando Cadangan Strategis Mayjen TNI Purn Kivlan Zen menyebut SBY sebagai orang yang licik dan tak ingin melihat Prabowo terpilih sebagai presiden. Menurutnya, SBY tak ingin ada jenderal lain yang mengisi jabatan pucuk pemerintahan.
"Sampaikan saja bahwa SBY licik. Dia junior saya, saya yang mendidik dia, saya tahu dia orangnya licik, dia mendukung 01 waktu menang 2014," ucap Kivlan di kawasan Thamrin, Jakarta, Kamis (9/5).
Tidak ditinggalkan, dia juga menanggapi tuduhan Andi Arief yang menyebut ada setan gundul di sekitar Prabowo. Kivlan tidak terima. Dia mengatakan setan gundul itu justru Andi Arief sendiri.
"Yang setan gundul itu dia. Andi Arief setan gundul. Orang Demokrat ga jelas kelaminnya," kata Kivlan.
[Gambas:Video CNN] (bmw/gil)
ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
Kaleidoskop 2020
LIHAT SEMUA
TERPOPULER
Pakar Hukum Pertanyakan Pemblokiran 92 Rekening FPI
Nasional • 37 menit yang laluINFOGRAFIS: Komcad, Pasukan Bela Negara Baru Indonesia
Nasional • 1 jam yang laluPolisi Buru Penyebar Hoaks Kasdim Gresik Meninggal Divaksin
Nasional • 51 menit yang laluKemenkes soal Vaksinasi Lansia: Tanggung Jawab RS dan Pasien
Nasional • 1 jam yang laluKemenkes Evaluasi Vaksin Pfizer Usai 33 Lansia Norwegia Wafat
Nasional • 1 jam yang laluSAAT INI
BERITA UTAMA
Alasan Whatsapp Tunda Aturan Baru Hingga 15 Mei
40 menit yang lalu
Ben Affleck dan Ana de Armas Putus via Telepon
56 menit yang lalu
Klasemen Liga Italia, AC Milan Jauhi Inter
2 jam yang lalu
5 Cara Meningkatkan Produktivitas di Pagi Hari
2 jam yang lalu
Bima Arya Siapkan Sanksi RS Ummi Terkait Kasus Swab Rizieq
2 jam yang lalu
Hasil Liga Inggris: Aubameyang 2 Gol, Arsenal Gilas Newcastle
3 jam yang lalu
REKOMENDASI UNTUK ANDA
TERBARU
LAINNYA DARI DETIKNETWORK
Kivlan Zen. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)